Dalam tutorial ini, kita akan belajar tentang operator perbandingan dan operator logika dengan bantuan contoh.

JavaScript Operator Perbandingan

Operator perbandingan membandingkan dua nilai dan mengembalikan nilai boolean: berupa true (benar) atau false (salah). Operator perbandingan digunakan dalam pengambilan keputusan dan loop.

Operator Deskripsi Contoh
== Sama dengan: true jika operan sama 100==100; //true
!= Tidak sama dengan: true jika operan tidak sama 100!=100; //false
=== Ketat sama dengan: true jika operan sama dan dari jenis yang sama 100==='100'; //false
!== Ketat tidak sama dengan: true jika operan sama tetapi tipe yang berbeda atau tidak sama sama sekali 100!=='100'; //true
> Lebih besar dari: true jika operan kiri lebih besar dari operan yang kanan 100>10; //true
>= Lebih besar dari atau sama dengan: true jika operan kiri lebih besar dari atau sama dengan operan yang kanan 100>=100; //true
< Kurang dari: true jika operan kiri kurang dari operan kanan 100<10; //false
<= Kurang dari atau sama dengan: true jika operan kiri kurang dari atau sama dengan operan yang tepat 100<=100; //true

Contoh 1: Sama dengan Operator

const a = 100;
const b = 10;
const c = "Hai";

//sama dengan operator
console.log(a == 100);		//true
console.log(b == "10");		//true
console.log(c == "hai");	//false

== mengevaluasi ke true jika operan sama.

Catatan: Dalam JavaScript, == adalah operator perbandingan, sedangkan = adalah operator penugasan. Jika kamu salah gunakan = bukan ==, kamu mungkin mendapatkan hasil yang tidak sesuai.

Contoh 2: Tidak Sama dengan Operator

const a = 100;
const b = "Hai";

//tidak sama dengan operator
console.log(a != 10);		//true
console.log(b != "hai");	//true

!= Mengevaluasi ke true jika operan tidak sama.

Contoh 3: Ketat Sama dengan Operator

const a = 100;

//ketat sama dengan operator
console.log(a === 100);		//true
console.log(a === "100");	//false

=== mengevaluasi ke true jika operan sama dan dengan tipe yang sama. Di sini 100 dan "100" adalah angka yang sama tetapi tipe data berbeda. Dan === juga memeriksa tipe data saat membandingkan.

Catatan: perbedaan antara == dan === adalah bahwa:

== mengevaluasi ke true jika operan sama, === mengevaluasi menjadi true hanya jika operan sama dan dengan tipe data yang sama.

Contoh 4: Ketat Tidak Sama dengan Operator

const a = 100;
const b = "Hai";

//ketat tidak sama dengan operator
console.log(a !== 100);		//false
console.log(a !== "100"); 	//true
console.log(b !== "hai");	//true

!== mengevaluasi menjadi true jika operan tidak sama. Ini kebalikan yang sama, dengan sama ===.

Dalam contoh di atas, 100 != "100" memberikan true. Itu karena tipe mereka berbeda meskipun mereka memiliki nilai yang sama.

Contoh 5: Lebih Besar dari Operator

const a = 100;

//lebih besar dari operator
console.log(a > 10);	//true

> mengevaluasi ke true jika operan kiri lebih besar dari operan kanan.

Contoh 6: Lebih Besar Dari atau Sama Dengan operator

const a = 100;

//lebih besar dari atau sama dengan operator
console.log(a >= 100); 	true

>= mengevaluasi ke true jika operan kiri lebih besar dari atau sama dengan operan yang tepat.

Contoh 7: Kurang dari Operator

const a = 100;
const b = 10;

//kurang dari operator
console.log(a < 10);	//false
console.log(b < 100);	//true

< mengevaluasi ke true jika operan kiri kurang dari operan kanan.

Contoh 8: Kurang Dari atau Sama Dengan operator

const a = 10;

//kurang dari atau sama dengan operator
console.log(a <= 10);	//true
console.log(a <= 100); 	//true

<= mengevaluasi ke true jika operan kiri kurang dari atau sama dengan operan yang kanan.

JavaScript Operator Logika

Operator logika melakukan operasi logis: AND, OR dan NOT.

Operator Deskripsi Contoh
&& Logika AND: true jika nilai operan / boolean benar, yang lain mengevaluasi ke false true && false; // false
|||| Logika OR: true jika salah satu nilai operan / boolean true. mengevaluasi ke false jika keduanya false true || false; // truetrue || false; // true
! Logika NOT: true jika operan itu false dan sebaliknya. !true; // false

Contoh 9: Logika AND Operator

const a = true;
const b = false;
const c = 100;

//logika AND
console.log(a && a);				//true
console.log(a && b);				//false
console.log((c > 10) && (c < 10));	//false

&& mengevaluasi ke true jika kedua operan itu true, yang lain mengevaluasi ke false.

Catatan: Kamu juga bisa menggunakan operator logika dengan angka. Dalam JavaScript, 0 adalah false dan semua nilai yang bukan nol adalah true.

Contoh 10: Logika OR Operator

const a = true;
const b = false;
const c = 100;

//logika OR
console.log(a || b);			//true
console.log(b || b);			//false
console.log((c>10) || (c<10));	//true

|| mengevaluasi ke true jika salah satu operan itu true. Jika kedua operan false, hasilnya false.

Contoh 11: Logika NOT Operator

const a = true;
const b = false;

//logika NOT
console.log(!a);	//false
console.log(!b); 	//true

! mengevaluasi menjadi true jika operan itu false dan sebaliknya.

Dan mungkin cukup sampai disini, sampai jumpa di series JavaScript selanjutnya.