Dalam tutorial ini, Kita akan belajar tentang variabel dan konstanta pada JavaScript, dan juga cara menginisialisasi dan menggunakannya dengan bantuan contoh.

Variabel JavaScript

Dalam pemrograman, variabel adalah wadah (anggap saja seperti gelas) untuk menampung data. Sebagai contoh,

let angka = 100;

Di sini, angka adalah variabel. Dan menyimpan data berupa angka 100.

Variabel Deklarasi JavaScript

Dalam JavaScript, kita menggunakan kata kunci var atau let untuk mendeklarasikan variabel. Sebagai contoh,

var angka;
let nomor;

Disini angka dan nomor adalah variabel.

JavaScript var dengan let

Baik var maupun let digunakan untuk mendeklarasikan variabel. Namun, ada beberapa perbedaan di antara yaitu.

var let
var digunakan dalam versi JavaScript yang lama let adalah cara baru mendeklarasikan variabel mulai ES6 (ES2015).
var adalah cakupan fungsi. let adalah cakupan blok.

Catatan: Sebaiknya kita menggunakan let alih-alih var. Karena let adalah versi barunya, jadi sebaiknya kita mengikuti perkembangannya agar tidak tertinggal. Akan tetapi, ada beberapa browser yang tidak mendukung let.

JavaScript Inisialisasi Variabel

Kita menggunakan = untuk menetapkan nilai ke variabel.

let angka;
angka = 100;

Di sini, 100 ditugaskan ke variabel angka.

Kamu juga bisa menginisialisasi variabel selama deklarasinya.

let angka = 100;
let nomor = 1;

Dalam JavaScript, dimungkinkan untuk mendeklarasikan variabel dalam satu pernyataan.

let angka = 100, nomor = 1;

Jika kamu menggunakan variabel tanpa menginisialisasinya, itu akan memiliki nilai yang undefined (tidak ditentukan).

let angka; 			// angka adalah nama dari variabel
console.log(angka);	// undefined

Di sini angka adalah nama variabel dan karena tidak memiliki nilai apa pun, maka undefined atau tidak akan ditentukan.

Ubah Nilai Variabel

Dimungkinkan untuk mengubah nilai yang disimpan dalam variabel. Sebagai contoh,

// 100 di tugaskan ke variabel angka
let angka = 100; 
console.log(angka);	// 100

// isi dari variabel angka di ubah
angka = 1; 
console.log(angka); // 1

Aturan untuk Penamaan Variabel JavaScript

Aturan penamaan variabel adalah:

  1. Nama variabel harus dimulai dengan huruf, garis bawah _, atau tanda dolar $. Sebagai contoh,
// benar
let angka = 100;
let _angka = 100;
let $angka = 100;
  1. Nama variabel tidak boleh dimulai dengan angka. Sebagai contoh,
// salah
let 1angka = 100;	// ini akan error
  1. JavaScript peka terhadap huruf besar/kecil. Jadi angka dan Angka adalah variabel yang berbeda. Sebagai contoh,
let angka = 100;
let Angka = 1001;

console.log(angka);	// 100
console.log(Angka);	// 1001
  1. Kata kunci tidak bisa digunakan sebagai nama variabel. Sebagai contoh,
// salah
let new = 100;	// Error! new is a keyword.

Catatan:

Meskipun kamu bisa memberi nama variabel dengan cara apa pun yang kamu inginkan, memberikan nama variabel deskriptif merupakan suatu hal yang baik. Jika kamu menggunakan variabel untuk menyimpan jumlah angka, maka lebih baik menggunakan angka atau angkanya. Dalam JavaScript, nama variabel umumnya ditulis dalam CamelCase jika memiliki banyak kata. Misalnya, angkaPertama, NomorUrut, dll.

JavaScript Konstanta

Kata kunci const juga diperkenalkan dalam versi ES6(ES2015) untuk membuat konstanta. Sebagai contoh,

const angka = 100;

Setelah konstanta diinisialisasi, kita tidak bisa mengubah nilainya.

Jika kalian ingat mapel matematika, disitu terdapat materi tentang konstanta, yang artinya Tetap atau tidak bisa diubah, sama halnya dengan yang satu ini.

const angka = 100;
angka = 1;	// Error! constant cannot be changed.
console.log(angka)

Sederhananya, konstanta adalah jenis variabel yang nilainya tidak bisa diubah.

Juga, kamu tidak bisa mendeklarasikan konstanta tanpa menginisialisasinya. Sebagai contoh,

const angka;	// Error! Missing initializer in const declaration.
angka = 100;
console.log(angka)

Catatan: Jika kamu yakin bahwa nilai variabel tidak akan berubah sepanjang program, disarankan untuk menggunakan const. Namun, ada beberapa browser yang tidak mendukung const.

Cukup sampai disini semoga bermanfaat. Sampai jumpa di tutorial selanjutnya.